
Petualang |
|
Rabu, 27 Agustus 2008 | 07:30 WIB
Kota Lhasa bukan lagi ujung dunia yang misterius. Tibet bukan lagi atap dunia yang tak terjamah. Shangrila ini tidak lagi hidup dalam dunianya sendiri.
Dibaca 2552 kali |
0 Komentar
Bicara pantai tak lepas dari makanan laut. Bayangkan, makan malam dengan menu makanan laut di bibir pantai bahkan di tengah laut
Mobil marayap mulai dari jalan dua jalur, hingga jalan sepuluh jalur. Semua macet, bergerak merayap. Ketegangan mulai menghinggapi sepuluh orang di dalam mobil itu.
Cokelat adalah salah satu makanan yang mempunyai banyak penggemar. Dengan cokelat banyak hal yang bisa dikreasikan, mulai dari kue hingga minuman.
|
Selasa, 26 Agustus 2008 | 08:26 WIB Sembilan puluh jam yang terbuang di atas bus sempit dan pengap sudah menggerogoti semangat berpetualang saya.. Perjalanan di Tibet tak mudah. Dibaca 2865 kali | 9 Komentar Senin, 25 Agustus 2008 | 07:11 WIB Ada kebiasaan mereka meludahi dulu topi sebelum dipasang di kepala. Alhasil setelah digilir sepuluh orang, peci saya jadi bau tak karuan. Dibaca 3397 kali | 3 Komentar Jumat, 22 Agustus 2008 | 08:04 WIB Peruntungan saya mungkin memang tidak terlalu baik. Sampai pukul lima sore, di bawah bayang-bayang wajah tergores Gunung Kailash matahari masih panas menyengat, saya memutusukan untuk balik haluan. Dibaca 3527 kali | 2 Komentar Kamis, 21 Agustus 2008 | 06:56 WIB Potret pemimpin Partai Komunis China itu kini bersanding di altar, di samping gambar Boddhisatva Avalokiteshvara, Sang Dewi Kwan Im. Dibaca 4659 kali | 3 Komentar Rabu, 20 Agustus 2008 | 05:47 WIB Saya tercebur ke dalam sungai dari mata air Kailash. Sungai ini dalam dan arusnya kencang. Tubuh saya terseret terbawa arus. Dibaca 4668 kali | 6 Komentar Selasa, 19 Agustus 2008 | 06:41 WIB Dengan lincah ia meloncati batu-batu besar, meminjamkan sepatu bot itu kepada saya, dan mengajak saya meloncati barisan batu. Saya terpeleset. Kepala saya terbenam dalam air. Arus sungai kuat menghanyutkan. Dibaca 4809 kali | 4 Komentar Senin, 18 Agustus 2008 | 08:53 WIB Melihat mantra Om Mani Padme Hom tertulis dalam huruf Tibet di atas batu mani, hati saya bergidik. Mantra itu seperti bergema dalam hati saya. Dibaca 4610 kali | 0 Komentar |