BANDUNG, RABU - Meski hanya menempati peringkat kedua di bawah India dalam Olimpiade Atronomi dan Astrofisika Internasional II (IOAA II) di Bandung, Indonesia tetap sebagai paraih medali terbanyak. Leader Tim Indonesia Suryadi Siregar, mengucapkan selamat atas kemenangan India, namun menurutnya tim Indonesia sebenarnya tidak kalah kualitas.
Bila dihitung jumlah medali, Tim gabungan, Indonesia A dan B jauh melebihi perolehan India. Namun, berdasarkan statua IOAA, jumlah medali Indonesia B tidak dihitung dalam menentukan juara umum. Tim Indonesia B meraih dua emas, dua perak dan satu perunggu.
Emas Indonesia disumbangkan Lorenz da Silva dari tim A, Ady Suwardi (A), Ridlo Wahyudi Wibowo (B), dan Amar Kusuma (B). Perak disumbangkan Yudho Diponegoro (B), Marshiella (B), dan Esther Brigitta (A). Perunggu oleh Veena Salim (B) dan Eky Valentian Febriano (A) . Sedangkan honorable mention dipersembahkan Mikha Benanta Purba (A).
Selain itu, Suryadi mengatakan, hasil tim A juga lebih baik ketimbang tim nasional Indonesia yang berlaga di IOAA I Chiang Mai, Thailand. Kala itu Indonesia mendapat satu emas, dua perak, satu perunggu, dan satu honorable mention.
LAYANAN BERITA SMS 9858 XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE |
||
Layanan |
Langganan |
Berhenti |
| Berita Politik | REG POL | UNREG POL |
| Berita Metropolitan | REG METRO | UNREG METRO |
| Berita Breaking News | REG BN | UNREG BN |
| Berita Internasional | REG INT | UNREG INT |
| Berita Ekonomi/Bisnis | REG BIS | UNREG BIS |