JAKARTA, SELASA - Walau gagal naik podium dan hanya finish keempat, Fernando Alonso merasa senang. Kegembiraan pembalap andalan tim Renault itu dipicu oleh kabar menggembirakan soal kelanjutannya tahun depan. kelahiran Oviedo, 29 Juli 1981 ini tahun depan tidak lagi memperkuat Renault.
Pada musim balap 2009, Alonso akan membela tim Honda. Boleh jadi, kabar ini sebagai hadiah ulang tahunnya, meski jatuhnya pada akhir bulan ini. Lantas, siapa yang akan tergeser? Dilihat dari usia, jelas Rubens Barrichello (Brasil). Berarti Alonso akan satu tim dengan Jenson Button.
Suatu duet yang pas. Karena, Button termasuk pembalap yang agresif dan sangat berbahaya bila dikasih mobil yang bagus. Prestasi itu pernah dibuktikannya sewaktu bersama Williams di awal karirnya. Baru muncul pada musim 2000 dan Williams termasuk salah tu tim tangguh, penampilan Button langsung mencengankan banyak orang. Dalam musim itu, ia sempat finish kedua di Belgia.
Ketika bergabung dengan Benetton tahun depannya, prestasi Button langsung buram. Bersinar kembali kala membela BAR, terutama masuk tahun kedua (2004). Di situ ia empat kali finish kedua dan 6 kali berada di urutan ketiga.
Nah, masuknya Alonso menjadikan Honda mempunyai kekuatan baru. Terlebih dengan hadirnya mantan direktur teknik Ferrari, Ross Brawn yang sudah menjanjikan tahun depan Honda menjadi tim yang diperhitungkan. Kehadiran Alonso di tim Honda ini tak lepas dari perannya.
Untuk satu musim kompetisi tahun depan, Alonso dikontrak sebesar Rp 142 miliar (US$15 juta, kurs Rp 9500,-). Keputusannya menerima pinangan Honda disebabkan kekecewaannya terhadap performa Renault R28.
Honda mengeluarkan anggaran cukup besar untuk menghadapi musim balapan tahun depan. Selain untuk menduetkan Alonso-Button, membuat mobil lebih kompetitif. Sebab, tahun depan pemakaian ban kembali ke jenis slick dan pemakaian KERS (Kinetic Engine Recovery System), semacam sistem energy yang mulai diperkenalkan 2009.
"Fernando adalah pembalap yang bagus dan merupakan aset fantastis bagi tim yang memilikinya," ujar CEO Tim Honda, Nick Fry. Tugas saya dan Ross, lanjut Nick membangun tim dan pembalap yang menyandang juara dunia.
SBT