Rusunami
Kekuatan Konstruksi Tak Boleh Dikurangi
Pengunjung mengamati rumah contoh rumah susun sederhana milik (rusunami) bersubsidi yang akan dibangun di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta, Senin (4/2).
Kamis, 10 Juli 2008 | 17:15 WIB

Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Asy'ary mengatakan, standar konstruksi rumah susun sederhana milik atau rusunami sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 5 Tahun 2007. Menurut Yusuf, desain boleh berbeda demi menarik konsumen, tetapi kekuatan konstruksi tidak boleh dikurangi. Hal itu dikatakan Menpera
saat mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengunjungi Rusunami City Park di Cengkareng, Jakarta Barat.

Sebelumnya, anggota Dewan Kehormatan Ikatan Arsitek Indonesia, Ronald Londam Tambun, mengemukakan, hingga saat ini masih banyak pembangunan rusunami yang belum efisien, bahkan ada beberapa pengembang yang melanggar ketentuan pembangunan rusunami.

Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden mengkritik konstruksi Rusunami City Park. "Wapres meminta ventilasi udara diperbanyak supaya tidak perlu memasang pendingin ruangan," ujar Yusuf Asy'ary.

Rusunami City Park dibangun Perum Perumnas dan PT Reka Rumanda Agung Abadi. Menurut Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief, animo masyarakat untuk membeli rusunami semakin tinggi.

Itu, antara lain, ditunjukkan dengan tingginya penjualan Rusunami Perumnas di Kemayoran. Dari 1.700 unit yang ditawarkan, telah tercatat 7.000 peminat yang mendaftarkan diri. Padahal, baru satu dari tiga menara yang telah mulai dibangun kontraktor, PT Waskita Karya.

Pembangunan Rusunami Perum Perumnas kini dipusatkan di tiga lokasi yang seluruhnya di Jakarta, yakni di Cengkareng (10 menara), Pulogebang (7 menara), dan Kemayoran (5 menara).


RYO,HAR
A A A
Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
robert @ Rabu, 13 Agustus 2008 | 22:48 WIB
Memang seharusnya begitu, jika lebih memungkinkan, desain rumah susun dibuat lebih khusus daripada gedung-gedung biasa, seperti tinggi ruangan, ada lift sederhana, tangga darurat, sanitasi yang baik, tempat pembuangan sampah, parkir kendaraan, dll.. Supaya tidak menimbulkan kesan rumah susun adalah rumah murahan atau pinggiran tapi benar-benar sebuah hunian yang layak huni.. klo saja bisa pastinya akan banyak orang ingin tinggal lama di sana karena dapat memberi rasa nyaman...
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
Kompas Mobile242
LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti
Berita Politik REG POL UNREG POL
Berita Metropolitan REG METRO UNREG METRO
Berita Breaking News REG BN UNREG BN
Berita Internasional REG INT UNREG INT
Berita Ekonomi/Bisnis REG BIS UNREG BIS